Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Kerja Sepeda Listrik yang Harus Diketahui

Sepeda Listrik

Beberapa tahun terakhir, muncul salah satu jenis alat transportasi yang ramah lingkungan. Dengan alasan itulah, kini kendaraan tersebut mulai banyak diminati oleh masyarakat. Maka tidak heran jika pencarian informasi mengenai
cara kerja sepeda listrik cukup tinggi di mesin pencari.

 

6 Cara Kerja Dasar Sepeda Listrik

 

Sebelum memutuskan untuk membeli alat transportasi modern yang canggih ini, ada baiknya jika Anda mengetahui 6 cara kerja dasar dari sepeda listrik tersebut sebagai bahan pertimbangan. Diantaranya seperti berikut:

 

1.  Penggerakan

 

Mengingat sepeda listrik memiliki dua jenis, yani memakai dan tanpa pedal. Keduanya mempunyai cara kerja yang berbeda. Untuk jenis pertama, kendaraan ini dapat dijalankan dengan teknik dikayuh seperti pada umumnya, namun terdapat baterai serta mesin motor sebagai penggerak tambahan.

 

Sedangkan jenis kedua yakni tanpa pedal, cara kerja untuk menggerakkannya hanya menggunakan satu teknik saja. Mulai dari baterai sebagai sumber daya kemudian diubah menjadi energi gerak lewat dinamo supaya diteruskan ke roda belakang supaya berputar.

 

2.  Pengisian Daya

 

Sama halnya dengan cara kerja penggerakan, teknik pengisian daya pada sepeda modern ini juga memiliki dua model berbeda. Pertama, daya baterai dapat diisi ulang melalui gerakan roda yang berputar kemudian menggerakkan dinamo untuk merubahnya menjadi sumber listrik

 

Sedangkan cara kedua dengan teknik pengecasan pada aki atau baterai sepeda ke pusat listrik. Model ini memang dirasa lebih praktis karena pengguna tidak perlu merasa lelah untuk mengayuh sepeda. Namun, perlu diperhatikan daya yang dibutuhkan pada saat charger cukup besar.

 

3.  Pengaturan Laju Kecepatan

 

Cara kerja sepeda listrik memiliki pengaturan laju pergerakan layaknya motor pada umumnya yakni memakai handle gas. Jadi pengguna dapat menyesuaikan kecepatan sesuai kebutuhan dan keinginan. Umumnya sepeda listrik menggunakan dua jenis handle gas. Pertama, model tarik berbentuk full grip sama seperti motor pada umumnya. Kedua, Thumb throttle yang modelnya pencetan memakai tekanan jari jempol.

 

4.  Pengereman

 

Secara garis besar sepeda listrik juga memiliki komponen pengereman yang sama layaknya motor mesin pada umumnya. Dari segi bentuk sekilas memang tidak tampak adanya perbedaan, karena menggunakan model tarikan jari tangan.

 

Namun perbedaannya terletak pada sistem elektriknya. Pada sepeda listrik handle rem memiliki fitur switch yang berfungsi untuk mengendalikan arus listrik ke arah dinamo. Hal ini supaya tidak terjadi proses gas dan rem secara bersamaan.

 

5.  Panel Display

 

Umumnya panel display yang terdapat pada sepeda listrik ini berupa sebuah layar LCD yang menampilkan informasi mengenai kondisi dari keadaan kendaraan tersebut. Mulai daya baterai yang tersisa di baterai, laju kecepatan, suhu dinamo dan masih banyak lainnya.

 

Layaknya motor mesin pada umumnya, panel display ini hanya dapat bekerja selama masih ada sumber listrik yang menggerakkannya. Tanpa adanya daya tersebut, maka komponen ini tidak bisa aktif.

 

6.  Kontroler

 

Kontroler merupakan salah satu komponen penting yang terdapat pada sepeda listrik. Jelas seperti namanya, alat ini berfungsi untuk mengatur atau mengontrol laju kecepatan kendaraan tersebut. Umumnya jenisnya sendiri terdapat dua macam.

 

Pertama, kontroler berupa throttle control yang terletak pada stang sepeda. Cara kerjanya sama seperti motor mesin umumnya yakni dengan ditarik menggunakan jari tangan. Jenis kedua terletak pada bagian kaki, bentuknya berupa pedal dan dilengkapi fitur assist system.

 

Demikian ulasan singkat mengenai cara kerja sepeda listrik ditinjau dari beberapa komponen utama. Semoga informasi di atas bisa menjadi sumber referensi untuk menambah wawasan dan bahan pertimbangan sebelum memutuskan membeli alat transportasi modern tersebut.

Posting Komentar untuk "Cara Kerja Sepeda Listrik yang Harus Diketahui"